Minggu, 11 September 2011

Gaya Hidup Sehat Untuk Ibu Rumah Tangga

gaya-hidup-sehat-untuk-ibu-rumah-tangga


       Tak seperti bekerja di kantor dengan jam kerja pasti seperti mulai pukul 8 hingga 5 sore, ibu rumah tangga memiliki jam kerja lebih panjang daripada itu. Mungkin hingga 24 jam penuh.
            Meskipun seolah-olah ibu rumah tangga memiliki lebih banyak waktu luang, tetap saja akan ada hambatan untuk mendisiplinkan diri membiasakan hidup sehat seperti makan makanan sehat ataupun pergi ke gym. Jadi, bagaimana pola hidup sehat yang cocok untuk ibu rumah tangga?
           
  1. Jaga rumah dari makanan sampah
Bagaimana bila anak-anak menyukai keripik atau kentang goreng cepat saji? Makanan itu memang sangat mudah didapatkan, Anda hanya tinggal membeli atau memesan saja. Tapi ada baiknya Anda mulai menjauh makanan mengerikan itu dari anak-anak. Coba saja buat kentang goreng ala Anda sendiri dan sajikan dengan saus sambal favorit.

  1. Jauhkan makanan manis
Buatlah camilan yang sehat untuk diri sendiri dan keluarga Anda. Dapatkan berbagai macam resep kreatif dan sehat di internet. Ini bisa menjadi semacam hadiah untuk diri sendiri dan keluarga Anda.

  1. Suplai camilan sehat
Jika Anda memiliki kebiasaan ngemil sepanjang hari, simpanlah beberapa camilan sehat di rumah.

  1. Panggil instruktur ke rumah
Bila Anda merasa malas datang ke gym, kenapa tak memanggil seorang instruktur senam ke rumah bisa juga yoga. Anda juga bisa mengajak beberapa tetangga untuk bergabung.

Jumat, 09 September 2011

Waspada Bila Mulai Sering Lupa




        Anda pernah merasakan tiba-tiba tidak dapat mengingat ketika melakukan sebuah rutinitas, seperti mengetik, menyalakan komputer, arah menuju kantor atau menuju rumah yang tercepat? Jika tiap hari mengalami hal seperti itu, boleh jadi, Anda tengah terserang penyakit demensia atau pikun.
            Penyakit demensia merupakan penyakit otak degeneratif yang progresif. Penyakit ini tergolong berbahaya, karena gejala atau pertandanya cukup sulit dideteksi. Padahal, penyakit ini berkembang semakin ganas bila tak tertangani secara tepat dan sejak dini.
            Seseorang yang terserang penyakit demensia mengalami gangguan koginitif dan memori atau mengingat suatu hal. Hal ini terjadi karena adanya sel-sel otak yang mati. Gangguan ini memberikan dampak pada aktivitas sehari-hari si penderita. Bila dalam jangka waktu lama penyakit ini tidak ditangani, maka akan terjadi perubahan perilaku pada diri penderitanya.
            Menurut Roul Sibarani, ahli saraf di Rumah Sakit Mochtar Riady Comprehensive Cancer Centre (MRCCC) Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, perubahan perilaku pada penderita tadi terbagi dua, yakni perubahan yang mengganggu (disruptive) dan tidak mengganggu (non-disruptive). “Ini bukan penyakit biasa,” papar Roul.

Faktor usia dan penyakit lain

            Penyakit demensia terdiri dari beberapa jenis, seperti demensia alzheimer dan demensia vaskuler. Ini merupakan beberapa jenis penyakit demensia yang sering menyerang pasien. “Pemicu penyakit ini bisa karena faktor usia dan efek dari penyakit lain, seperti stroke,” ujar Mulyadi Tedjapranata, Direktur Klinik Medizone, di Jakarta.
            Demensia alzheimer adalah kondisi dimana sel saraf pada otak mati, sehingga membuat sinyal dari otak tidak dapat ditransmisikan sebagaimana mestinya. Kematian sel-sel otak ini baru menimbulkan gejala klinis dalam waktu cukup lama, sekitar 30 tahun.
            Pada awalnya, penderita mengalami gejala mudah lupa, seperti tidak mampu menyebut kata yang benar, berlanjut dengan kesulitan mengenal benda hingga tidak mampu menggunakan barang-barang sekalipun yang termudah atau sering digunakan.
            Penyakit demensia alzheimer terbagi atas tiga stadium. Pertama, stadium satu atau amnestik yang berlangsung selama dua hingga empat tahun. Pada stadium ini muncul gejala gangguan memori, berhitung dan aktivitas spontan menurun. Fungsi memori yang terganggu adalah memori baru atau lupa hal baru yang dialami.
            Kedua, stadium dua atau demensia yang berlangsung selama dua sampai sepuluh tahun. Penderita mengalami disorientasi, mudah bingung, gangguan bahasa, penurunan daya ingat berat, seperti tidak mengenal anggota keluarga atau tidak dapat melakukan pekerjaan sehari-hari dan mudah tersesat di lingkungan. Sekitar 15% hingga 20% penderita demensia alzheimer stadium dua ini mengalami depresi berat.
            Ketiga, alzheimer stadium tiga yang berlangsung enam hingga dua belas tahun. Gejala klinis yang muncul, antara lain penderita yang vegetatif, tidak suka bergerak, dan membisu, daya intelektual dan daya ingat memburuk, tidak bisa mengendalikan buang air besar atau kecil, dan butuh asistensi orang lain dalam beraktivitas.
            Adapun demensia vaskuler dipicu oleh gangguan sirkulasi darah di otak. Gangguan ini bisa disebabkan beberapa penyakit pemicu, seperti hipertensi, kolesterol tinggi, stroke, dan gagal jantung. “Beda dari demensia alzheimer, demensia vaskuler disebabkan kelainan pembuluh darah ke otak,” ungkap Roul.

Kamis, 08 September 2011

Kanker Payudara Incar Wanita Gemuk



       Anda sedang berusaha keras menurunkan bobot tubuh? Yes! Jangan ragu, teruskan ‘perjuangan’ tersebut. Karena berdiet sehat dan seimbang itu tak hanya akan membuat Anda memiliki tubuh yang lebih keren, namun juga bisa menyelamatkan nyawa Anda. Fakta mengejutkan baru saja terungkap : semakin berat bobot tubuh Anda, maka semakin besar pula resiko terserang berbagai macam penyakit, termasuk kanker payudara.
            Novi Audriana menderita kanker payudara di usianya yang terbilang sangat muda. Vonis itu jatuh pada tahun 2000 saat usianya baru menginjak 22 tahun. Setelah berjuang dan sembuh di tahun 2004, dan memiliki anak pertama, kanker tersebut timbul lagi. Hingga kini wanita muda ini masih berjuang melawan kanker stadium 2. “Kalau sedang kambuh, sakitnya luar biasa. Nyeri dari tangan hingga tulang belakang,” ujar Novi. Penyakit ini menyebabkan ia kehilangan pekerjaannya. “Setiap kali usai mengonsumsi obat dan menjalani terapi, tubuh saya sangat lemah, tak kuat beraktivitas. Tapi sekarang saya lebih punya alasan kuat untuk sembuh. Saya harus sembuh demi anak,” lanjutnya mantap.
            Kanker payudara. Penyakit yang satu ini memang menjadi momok bagi wanita. Apalagi bagi wanita dengan sejarah salah satu anggota keluarga ada yang terkena kanker. Faktor genetik memang menjadi salah satu resiko penyebab. Namun ini bukanlah faktor utama pemicu kanker. Karena sebenarnya kanker bisa dicegah bila Anda rajin menjalani gaya hidup sehat.
            “Masih banyak di antara kita, wanita beranggapan kanker payudara sangat terkait dengan sejarah keluarga,” jelas Melinda Irwin, Ph.D., profesor di Yale School of Medicine, AS.” Tetapi sebenarnya, faktor genetik hanya menyumbang 10 % saja dari keseluruhan resiko. Sisanya 90 % penyebab kanker payudara dipicu oleh faktor gaya hidup, lingkungan dan berat badan berlebih.”
            Berat badan? Betul. Jadi salah satu resiko menjauhkan kanker payudara adalah menjaga berat badan dalam skala ideal. Studi yang dipublikasikan New England Journal of Medicine baru-baru ini menyatakan, para wanita yang kelebihan bobot tubuh lebih banyak meninggal akibat kanker payudara, mencapai angka 62% dibanding wanita dengan berat tubuh ideal.
            Bukan hanya itu, hasil riset dari University of California, Berkeley As menyebutkan bahwa wanita gemuk cenderung malas melakukan memprogram yang padahal bisa mendeteksi dini munculnya kanker payudara. Jadi tunggu apalagi? Jika saat ini bobot tubuh Anda masih jauh di atas angka ideal, segera ikuti panduan gerak di FITNESS. Dan mulailah menjalani gaya hidup lebih sehat!

The Fat Trap

            Lemak bukan hanya berarti naiknya berat badan, tetapi juga merupakan substansi biologi aktif yang memproduksi hormon seperti estrogen, yang menjadi salah satu pemicu pertumbuhan tumor. “Semakin banyak lemak terutama yang berada di sekitar abdomen (perut) maka semakin banyak pula estrogen yang diproduksi,” kata Sharon Rosenbaum Smith, M.D., direktur Comprehensive Breast Center di New York, AS.
            Dalam sebuah studi, para peneliti di Harvard menemukan wanita yang berat tubuhnya bertambah minimal sekitar 25 kilogram setelah menginjak usia 18, beresiko terkena kanker payudara pada saat nanti mengalami menopause. Tingkat resiko ini mencapai satu setengah sekali lebih banyak dibanding wanita yang berat tubuhnya stabil. Selain itu, lemak juga sangat mungkin menimbulkan inflamasi kronis, yang bisa mencetuskan beragam penyakit kronis lainnya. “Jaringan lemak mempunyai koneksi langsung pada sistem kekebalan.”
            Belum cukup? Kelebihan berat badan juga bisa membawa kepada gangguan metabolisme, kombinasi kondisi tingginya tekanan darah dan kolesterol, yang akan meningkatkan resiko terkena serangan jantung, stroke, diabetes dan lagi-lagi kanker payudara. Namun tak berarti, situasi ini membuat Anda yang bertubuh cenderung kurus bisa melompat kegirangan. Ingat, walaupun Anda bertubuh kurus namun doyan menjalani gaya hidup tak sehat (merokok, gemar minuman beralkohol dan malas berolahraga) maka kanker payudara juga bisa mengintai!” Hal ini terjadi lantaran, pada tubuh wanita yang malas bergerak akan menyimpan glukosa sebagai lemak, bukan di otot,” jelas Irwin.

Step It Up

            Hmm, penjelasan di atas terdengar seram? Jangan khawatir, karena pemecahan masalahnya sangat mudah, semudah melakukan latihan jalan atau lari selama tiga kali seminggu!
            “Penelitian kami menemukan wanita yang melakukan latihan aerobik rutin tiga kali seminggu secara signifikan menurunkan resiko terkena kanker saat mereka memasuki usia 30 tahun,” Losa Sprod Ph. D., peneliti dari University of Rochester, New York, AS.
            Khasiat olah tubuh dalam memproteksi diri adalah karena aktivitas ini bisa memangkas kelebihan bobot tubuh dan lemak. Tetapi lebih dari itu, wanita yang aktif juga biasanya mempunyai kadar estrogen yang rendah. Bukan itu saja, olah tubuh juga mengurangi resiko inflamasi dan menurunkan level insulin. “Hormon insulin sangat sensitif kepada perubahan gaya hidup, sehingga merupakan faktor kuat pemicu kanker payudara.” Tambah Irwin.
            Jadi setelah selesai membaca artikel ini, ayo segera bangkit dari sofa nyaman Anda! Berlarilah, bersepeda, bergabung ikut kelas kebugaran atau aerobik, daftar kelas dansa atau ikut kegiatan olah tubuh lain yang Anda suka. Dan terakhir, jauhi rokok serta banyak-banyak makan buah dan sayur yang kaya antioksidan. Oleh karena itu, mulailah hidup sehat dengan XAMthone Plus jus kulit manggis, The Miracle of Nature, amazing juice for amazing health.

Rabu, 07 September 2011

Wanita yang Punya Anak Kembar Lebih Kuat dan Sehat

img

                 Dibandingkan dengan ibu-ibu lain, wanita yang melahirkan anak kembar memiliki hidup yang lebih lama. Berdasarkan penelitian, wanita yang memiliki anak kembar memiliki tubuh yang lebih kuat dan sehat.
            Temuan ini tidak berarti memiliki anak kembar akan membuat wanita menjadi lebih sehat, tetapi wanita yang sehat dan kuat memiliki peluang lebih besar untuk memiliki anak kembar.
            “Memiliki anak kembar tidak akan membuat Anda lebih kuat atau sehat, tetapi wanita yang kuat dan sehat lebih cenderung memiliki anak kembar secara alami,” jelas Shannen Robson, Ph. D, penulis pertama studi dari University of Utah, seperti dilansir Sciencedaily, Rabu (11/5/2011).
            Pandangan yang selama ini ada di masyarakat adalah wanita yang melahirkan anak kembar memiliki beban keluarga yang lebih besar, karena memiliki jumlah anak yang lebih banyak.
            “Tapi kami menemukan hal yang sebaliknya. Wanita yang secara alami melahirkan anak kembar, pada kenyataannya hidup lebih lama dan sebenarnya lebih subur,” jelas Ken R. Smith, penulis senior studi dan professor studi keluarga.
            Penelitian ini didasarkan pada data 58.786 wanita Utah non-poligami yang lahir antara 1807 dan 1899, hidup sampai usia 50 tahun dan menikah sekali setelah 1850 dengan suami yang masih hidup ketika istri berusia 50 tahun.
            Dari semua data, 4.603 adalah ibu dari anak kembar dan 54.183 hanya melahirkan satu bayi pada satu waktu.
            Hasilnya, ibu yang pernah melahirkan anak kembar memiliki usia yang lebih panjang setelah menopause ketimbang ibu yang hanya melahirkan satu bayi pada satu waktu.
            Resiko kematian tahunan wanita yang pernah melahirkan anak kembar setelah usia 50 tahun adalah 7,6 persen secara statistik signifikan lebih rendah daripada wanita yang melahirkan single (satu bayi pada satu waktu).
            “Penelitian ini telah dapat mengidentifikasi dan hasil yang cukup baru itu merupakan faktor penting lain yang memberikan kontribusi untuk kesehatan dan umur panjang, yaitu bahwa wanita melahirkan kembar tampaknya sehat,” kata Smith.
            Menurut Smith, bawaan kesehatan memberikan kontribusi kemampuan wanita untuk memiliki anak kembar dan juga berkontribusi terhadap umur panjang.
            “Orang selalu tertarik pada apa yang mempengaruhi berapa lama kita akan hidup. Ini rumit, karena ada begitu banyak faktor yang berkontribusi terhadap umur panjang, kesehatan dan penuaan,” jelas Smith.
            Namun, Smith menekankan bahwa studi ini melihat wanita pada masa menopause terakhir, bukan wanita yang meninggal sebelumnya atau mungkin saat melahirkan.
            “Kita tahu wanita yang melahirkan anak kembar dua, kembar tiga dan seterusnya memiliki komplikasi medis dan kesehatan yang kadang-kadang terganggu. Tapi kita berbicara tentang pandangan lama. Wanita yang memiliki anak secara fundamental muda dan sehat. Jadi resiko kematian dalam proses melahirkan cukup rendah. Para wanita yang memiliki anak kembar memiliki resiko yang agak tinggi kematian selama kehamilan, namun sebagian besar dari mereka mencapai usia 50 tahun, dan kami dapat amati bahwa mereka memiliki hidup sehat,” tambah Smith.

Selasa, 06 September 2011

Rahasia Panjang Umur Manusia Tertua di Dunia

foto

                 Banyak orang berusaha keras untuk mendapatkan hidup lebih lama. Mulai dari hal yang biasa seperti hidup sehat dan berolahraga, hingga hal-hal aneh yang di luar akal sehat. Tapi tahukah Anda, resep panjang umur dari manusia tertua di dunia? Ternyata tidak serumit yang kita bayangkan.
            Dilansir dari laman Daily Mail, Kamis, 19 Mei 2011, Maria Gomes Valentim yang dinobatkan sebagai manusia tertua, menurut Guiness World Records mengatakan setiap pagi ia sarapan dengan roti dan buah-buahan dan sesekali ia menyesap wine.
            Wanita asal Brazil ini tercatat berusia 114 tahun, 313 hari. Lebih tua 48 hari dari pemegang rekor sebelumnya, Besse, Cooper asal Georgia, Amerika.
            Cooper kini meraih predikat manusia tertua di Amerika Utara.
            Berdasarkan data Guiness, Valentim dilahirkan pada 9 Juli 1896 di Carangola, wilayah bagian tenggara Minas Gerais, tempatnya tinggal sepanjang hayat.
            Dikenal sebagai Nenek Quita, keluarga Valentim memiliki tabiat keras kepala. Mereka terbiasa menjalankan bisnis sendiri. Ayahnya pun hidup hingga umur 100 tahun.
            Cucunya, Jane Ribeiro Moraes, 63 tahun, berkata pada surat kabar lokal, “Nenek pernah berkata, ia bisa hidup lama karena selalu menjaga diri sendiri, bukan ‘meributkan’ orang lain.”
            Craig Glenday, Kepala Editor Guinness World Records, Valentim merupakan kasus yang jarang terjadi di Brazil. Mengetahui ada seseorang yang masih hidup, padahal ia terlahir saat pemerintahan Ratu Victoria, atau sebelum Ford Motor didirikan, atau bahkan George dan Ira Gershwin dilahirkan. Menjadi sangat luar biasa karena ia adalah orang Brazil.
            “Tak pernah ada orang Brazil yang bisa hidup panjang umur, kecuali sekarang.” Katanya.
            Sebenarnya Guinness mendapatkan beberapa laporan mengenai calon-calon lainnya yang lebih tua, tapi hingga kini masih belum dapat dibuktikan dengan fakta dan dokumentasi.
            Kesehariannya dihabiskan dengan duduk di kursi roda. Pihak keluarga berharap dengan banyaknya perhatian mungkin dapat membantu kebutuhan finansial Valentim untuk berobat.
            Menurut pihak keluarga, ia mendapatkan pensiun yang sedikit. Oleh sebab itu, untuk berobat mereka bergantung pada sistem kesehatan publik sebagai keluarga miskin yang tidak mampu membayar asuransi swasta.
            Valentim menikah dengan suaminya, Joao, pada tahun 1913. Kemudian suaminya meninggal pada tahun 1946. Kini ia hidup dengan memiliki satu anak laki-laki, empat orang cucu, tujuh orang cicit, dan lima orang anaknya cicit. 

Ingin Panjang Umur, Coba Cara Ini




                        Apakah manusia zaman sekarang bisa hidup hingga berusia 120 tahun? Ini tentu pertanyaan besar. Pada masa lalu umur manusia konon bisa mencapai ratusan tahun, namun pada zaman yang serba instan ini, usia manusia umumnya berakhir di angka 60.
            Kembali ke pertanyaan awal apakah manusia bisa berumur hingga 120 tahun? Jawabannya ternyata bisa. Ini setidaknya hasil studi yang pernah dilakukan manusia masa sekarang terhadap mereka-mereka yang berumur panjang.
            “Sebuah studi mengungkapkan tubuh manusia didesain mampu hidup 120 tahun,” kata Dr. Handrawan Nadesul melansir penelitian Dr. Walter M. Bortz dalam Maximum Life Potential.
            Handrawan memaparkan sebuah penelitian Universitas Harvard selama 25 tahun yang berjudul “The Okinawa Way”, penelitian itu mencoba meneliti masyarakat Okinawa yang memiliki umur hingga 120 tahun.
            Selidik punya selidik, kata dia, masyarakat yang tinggal di pulau bagian selatan Jepang memiliki pola gaya hidup yang sama dengan orang zaman dulu di Indonesia yaitu mengkonsumsi makanan alami.
            “Back to nature dipegang teguh oleh mereka,” kata Handrawan ketika menjadi pembicara dalam diskusi bertema “Hidup Itu Merah” di Healing Fest, Jakarta.
            Sebenarnya menu orang zaman dulu sangat tepat, nasi, tahu, tempe, sayur asam dan pisang,” katanya.
            Gaya hidup yang salah, itulah kunci mengapa umur orang zaman sekarang, meninggal pada usia muda dan tingginya akan kematian yang disebabkan penyakit seperti jantung dan kanker.
            Menurut Handrawan, kualitas hidup sehat adalah akumulasi dari kebiasaan, keyakinan, dan sikap yang dijalani selama masa hidup.
            Hidup adalah sebuah proyek dan Andalah seorang manajernya, apa yang Anda lakukan sekarang adalah investasi di masa tua,” katanya.
            Ada tiga hal yang harus diperhatikan untuk hidup murah dan berumur panjang yaitu pola makan, olah raga dan pengendalian stress

            Pola Makan

            Mengapa pola makan sangat penting, Emilia Achmadi, Msc seorang praktisi mengatakan apa yang kita hasilkan seperti tenaga dan pikiran berasal dari apa yang kita masukkan ke dalam tubuh.
            “What you eat, what you get,” katanya ketika menjadi pembicara dalam acara tersebut.
            Ekstrimnya, Handrawan mengatakan, serangan jantung dan kanker adalah akumulasi dari apa yang kita makan selama 30 tahun lalu. Dia menganjurkan sebaiknya kita meniru gaya hidup warga Okinawa yang memakan makanan alami seperti ubi, buah-buahan dan ikan.
            “Ubi mengandung unsur karbohidrat yang besar, serat yang banyak dan kandungan DEA untuk awet muda,” katanya.
            Hal senada dikatakan Lia, “Kita harus tanamkan dalam pikiran kita, saya tidak ingin sakit dan saya harus melakukan apa saja agar saya tidak sakit,” katanya.
            Handrawan mengkritisi orang zaman sekarang yang sudah terpengaruh pola hidup modern, dimana orang-orang lebih banyak memakan daging seperti steak, ayam goreng sedangkan tubuh lebih membutuhkan karbohidrat.
            “Manusia diciptakan untuk lebih banyak memakan sayur dan buah-buahan ketimbang daging dilihat dari jumlah gigi geraham dan taring,” katanya.
            Dia menganjurkan untuk menjauhi makanan olahan (junk food) seperti burger, steak, makanan kalengan dan menu cepat saji yang miskin gizi tapi kaya lemak, gula dan garam.
            “Makanan junk food dan fast food merupakan ‘menu ampas’ sebab sudah banyak gizi yang hilang akibat cara panen, cara simpan, dan cara olah,” katanya.
            Hal itu bukan berarti kita tidak boleh memakan daging, tetapi komposisi makanannya yang harus seimbang, Lia bermisal komposisi makanan buah-buahan dan sayur-sayuran harus lebih banyak dari daging.
            “Jadi kita harus memperhatikan apa yang kita asup ke dalam mulut, jangan menuruti kemauan nafsu makan mau ini dan itu,” katanya.
            Handrawan mengatakan, ada baiknya jika makan secukupnya jangan berlebihan dan usahakan pola makan kita ada empat dan lima jenis. Dia bermisal tidak boleh nasi dan soto saja, jadi harus ada nasi, soto, ikan dan buah-buahan.
            “Pola makan tidak boleh terlalu rakus,” katanya.
           
            Jalan Kaki

            Memakan makanan yang bergizi tidak cukup tanpa disertai olah raga yang teratur. Handrawan menggambarkan kualitas tubuh kita ditentukan oleh seberapa bergizi asupan makanan ke dalam tubuh, asupan makan dialirkan oleh darah melalui pembuluh darah dan jantung berfungsi sebagai pemompa darah yang membawa asupan makanan ke seluruh tubuh.
            Sekarang apa yang harus dilakukan agar jantung memiliki kinerja yang optimal yaitu dengan olah raga. Jika tidak berolah raga maka kinerja jantung akan lemah dan aliran darah tidak lancar.
            “Hal itu yang membuat orang itu terlihat lesu dan sakit tapi dia sebenarnya tidak lesu dan sakit,” katanya.
            Darah dikatakan sehat, kata Handrawan, kalau ada muatan oksigen. Oleh karena itu dianjurkan untuk melakukan olah raga pernafasan (lewat gerak badan atau meditasi), selain memakan makanan yang berkualitas.
            Sel-sel tubuh terus membentuk jaringan, lalu jaringan itu yang membentuk organ. Jika organ tubuh tidak mendapatkan makanan yang optimal maka, mereka akan cepat mengalami kemunduran fungsi organ (disfungsi).
            Hal itu disebabkan oleh pembuluh darahnya yang sudah tidak sehat, kualitas darah yang kurang gizi dan kinerja jantung yang sudah lemah. Orang yang rajin berolah raga maka jantung akan memompa darah lebih deras.
            “Jika pompa darah tidak deras maka sel-sel itu tidak akan sampai ke seluruh tubuh,” katanya.
            Selain itu olah raga secara teratur akan membuat ratusan otot di dalam tubuh tidak kaku. Oleh karena itu, dia menganjurkan untuk melakukan brisk walk (jalan tergopoh-gopoh) selama 40 menit dalam sehari. Seharusnya orang tua juga mengolah ragakan anaknya dari kecil sehingga budaya itu akan terbawa hingga dewasa.

            Tertawa Terbahak-bahak

            “Tidak ada manusia yang tidak stress, yang penting bagaimana pengaturan stress itu sendiri,” katanya.
            Stress tentu juga akan merusak badan, oleh karena itu, dia menyarankan untuk menyempatkan diri berekreasi atau mencari waktu dan ruang untuk menyalurkan segala penat-penat Anda.
            Dia mengatakan, kunci ampuh untuk mengatasi stress ialah tertawa terbahak-bahak, tertawa menyehatkan jantung dan paru-paru juga menambah deras aliran darah. Tertawa mengeluarkan hormon endorfin (hormon kebahagiaan) untuk mengendurkan rasa pedih dalam kehidupan.
            “Tertawalah tiga kali sehari dan hormon endorfin adalah hormon yang sama ketika orang sedang melakukan hubungan intim,” katanya.
            Ah, ternyata untuk hidup sehat dan panjang umur itu murah hanya makan nasi ditambah tahu, tempe dan sayur asam lalu jalan kaki tiap hari dan tertawa. Buktikan saja!

Senin, 05 September 2011

Kaum Muda, Waspadai Kolesterol Tinggi


Kaum Muda, Waspadai Kolesterol TinggiMakanan bersantan, gorengan, atau menu-menu berlemak memang mengundang selera. Apalagi bagi mereka yang masih berusia muda dan gemar kuliner, menu nikmat tersebut bukanlah pantangan, melainkan suatu tantangan yang membawa kenikmatan.

Meski demikian, kaum muda juga tetap harus berhati-hati karena menurut penelitian terbaru, tingginya kadar kolesterol membuat kaum muda rentan mengalami kerusakan pembuluh darah.

Menurut riset ilmuwan dari Universitas California, San Francisco, dan diterbitkan di jurnal Annals of Internal Medicine, kaum muda usia 20-an perlu memerhatikan kolesterol. Bila kadarnya tinggi, maka kolesterol dapat merusak pembuluh darah dan memicu sakit jantung.

Dalam risetnya, tim yang dipimpin Dr Mark Pletcher memantau kelompok responden berusia 18 hingga 30 tahun. Pemantauan ini dilakukan selama 20 tahun. Hasilnya, peneliti menemukan bahwa tingginya kolesterol pada usia yang relatif dini meningkatkan risiko sakit jantung dan stroke saat menginjak usia lanjut.

"Kami biasanya tidak terlalu khawatir tentang risiko penyakit jantung yang menimpa kalangan muda karena biasanya kondisi itu hanya menimpa orang yang sudah berumur. Tapi, anak muda juga penting menjaga kolesterolnya karena kolesterol berdampak pada pembuluh darah Anda nantinya," kata Pletcher.

Pletcher dan timnya mengkaji lebih dari 3.200 data responden (terdiri dari perempuan dan laki-laki kulit hitam dan putih). Mereka yang memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) tinggi di usia muda berisiko lebih besar terkena penyakit jantung, terlepas dari kadar kolesterol mereka yang akan menurun nantinya.

Pletcher mengatakan, berdasarkan riset itu, tidak berarti anak muda harus minum obat penurun kolesterol. Namun, mereka harus menjaga apa yang mereka makan.

"Diet dan olahraga lebih bermanfaat bagi anak muda daripada obat penurun kolesterol larena kami tidak memiliki data yang cukup membuktikan bahwa obat tersebut berdampak langsung dan aman untuk merekomendasikan pada anak muda," kata Pletcher.

Dalam riset sebelumnya, Pletcher menemukan bahwa tekanan darah tinggi pada usia muda memicu risiko lebih tinggi mengidap penyakit jantung koroner di kemudian hari.

Atas dasar itu, Asosiasi Jantung Amerika merekomendasikan agar setiap anak muda berusia 20 tahun atau lebih untuk mengikuti tes kolesterol setiap lima tahun sekali. Mereka yang memiliki kadar kolesterol 200 miligram per desiliter darah berisiko terkena penyakit jantung.

Penelitian ini dianggap penting karena menurut Asosiasi Jantung Amerika, 17,6 juta warga Amerika diperkirakan mengidap penyakit jantung koroner. Adapun penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian di Amerika Serikat dan negara-negara industri lainnya. WASHINGTON, KOMPAS.com

 

Foto Terkait