Rabu, 24 Agustus 2011

Bahagia Berlebihan, Usia Lebih Pendek?



               Jika Anda mengira kebahagiaan bisa membawa seseorang hidup panjang umur, pikirkan ulang. Sejumlah ilmuwan justru mengklaim orang-orang yang ‘terlalu bahagia’ cenderung meninggal lebih muda.
            Para ilmuwan meyakini bahwa anak-anak yang memiliki sifat “terlalu ceria” akan meninggal lebih muda ketimbang teman-teman mereka yang lebih tertutup. Alasannya, anak-anak dengan sifat seperti ini akan menjalani gaya hidup bebas yang tidak jarang mengandung resiko dan tidak sehat.
            Selain itu, orang-orang dengan kepribadian terlalu ceria ini lebih mungkin memiliki masalah kejiwaan seperti depresi bipolar, yang menyebabkan penderitanya mengalami perubahan emosi ekstrim dari luar bisa bahagia menjadi sedih berlebihan.
            Pada studi ini, para peneliti dari berbagai universitas meneliti data anak-anak dari tahun 1920-an hingga mereka berusia lanjut. Dari penelitian itu, mereka mendapatkan statistik bahwa anak-anak yang dinilai terlalu ceria ternyata memiliki usia lebih pendek ketimbang teman-teman sekelasnya yang lebih pendiam.
            Salah satu peneliti, Professor June Gruber, menilai banyak orang memaksakan diri untuk berbahagia namun akhirnya justru kecewa karena kenyataan yang terjadi tidak sesuai ekspektasinya.
            “Ketika seseorang bersikap terlalu ceria dengan harapan hal ini akan membuat mereka bahagia, itu justru bisa mengakibatkan rasa kecewa,” jelasnya.
            “Indikator kebahagiaan paling kuat bukanlah uang atau pengakuan atas kesuksesan maupun ketenaran seseorang. Melainkan memiliki hubungan sosial yang berarti,” lanjut Gruber.
            “Artinya cara terbaik untuk meningkatkan kebahagiaan anda adalah berhenti merasa khawatir apakah Anda bahagia atau tidak. Sebaiknya, alihkan energi Anda untuk membangun hubungan sosial Anda dengan orang lain,” pungkasnya.
            Hasil studi ini sendiri telah dipublikasikan di jurnal Perspective on Psychological Science.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar