Minggu, 23 Oktober 2011

Kurang Minum Kopi, Perempuan Rentan Depresi


PARA ilmuwan percaya, bahwa kafein merupakan pil antidepresan terbaik. Sehingga bila mengeguk satu cangkir kopi di pagi hari dapat membantu Anda segar saat bangun tidur dan merasa ceria. Pasalnya, beberapa cangkir kopi sehari mungkin memiliki efek serius terhadap suasana hati dan kesehatan.

Ternyata, wanita yang minum empat cangkir atau lebih kopi sehari, 20 persen tidak mengalami depresi. Jika meminum kopi lebih sedikit per hari juga dapat menjadi antidepresan. Jika seorang wanita minum  dua sampai tiga cangkir kopi setiap hari, resiko depresi berkurang sebesar 15 persen.

Penelitian dilakukan oleh para ilmuwan dari Harvard University dan melibatkan 51 ribu perempuan yang berpartisipasi. Sedangkan bagi pria, efek kopi pada mereka sebanding dengan data yang diperoleh meskipun belum diteliti dalam percobaan ini. Demikian dikutip dari Genius Beauty, Senin

Dasar bukti ilmiah terletak pada kenyataan bahwa kafein sama dengan antidepresan. Unsur ini menghentikan produksi hormon tertentu yang menyertai depresi. Sementara itu, kopi memberi kekuasaan lebih untuk waktu yang lama, memberikan rasa kesejahteraan dan perasaan baik.

Tetapi para ilmuwan memperingatkan, bahwa kopi tanpa kafein tidak memberikan hasil yang sama. Menurut hasil penelitian terbaru menunjukkan, kopi dapat berkontribusi untuk pencegahan dan pengobatan anti depresi.

Penelitian lain sebelumnya telah menegaskan, bahwa perempuan saat ini dua kali lebih mungkin menderita depresi daripada 40 tahun lalu. Hal tersebut dikaitkan dengan perubahan peran perempuan dalam masyarakat karena kaum hawa harus mengelola keluarga dan karier.

Namun efek samping dari konsumsi kopi harus diperhatikan juga, yaitu menyebabkan peningkatan tekanan darah. Bagi wanita hamil, dianjurkan untuk minum tidak lebih dari dua cangkir sehari untuk mengurangi kemungkinan keguguran atau mengurangi resiko memiliki anak dengan berat badan lahir rendah. (sumber : http://thekokeankopi.blogspot.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar