Selasa, 04 Oktober 2011

Mengapa Rokok Bisa Picu Kanker Payudara?

Hampir semua orang tahu, merokok mempunyai dampak buruk bagi kesehatan dan merupakan salah satu faktor pencetus timbulnya penyakit. Studi terbaru bahkan menunjukkan, merokok dapat meningkatkan kadar hormon seks pada wanita pasca mengalami menopause.

Seperti diketahui, tingginya tingkat hormon estrogen dan androgen sangat berpengaruh terhadap resiko munculnya kanker payudara dan endometrium, serta diabetes tipe 2. Temuan ini berdasarkan hasil pemeriksaan sampel darah dari 2.030 wanita menopause berusia 55 - 81 tahun. Peneliti menemukan bahwa wanita perokok cenderung memiliki tingkat sirkulasi hormon androgen dan estrogen yang lebih tinggi dibandingkan mantan perokok dan mereka yang tidak pernah merokok.

Temuan ini menurut peneliti rencananya akan diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism pada bulan Oktober tahun ini.

“Peningkatkan kadar hormon seks pada mereka yang merokok menunjukkan bahwa, asap rokok selain mempunyai efek langsung beracun dan karsinogenik, juga dapat mempengaruhi resiko penyakit kronis melalui mekanisme hormonal,” kata Judith Brand, dari University Medical Center Utrecht di Belanda.

“Kabar baiknya adalah efek dari merokok tampaknya reversibel. Kadar hormon seks pada wanita akan segera menurun jika mereka berhenti merokok,” tambahnya. Brand menuturkan, dengan segera berhenti merokok maka kita akan memperoleh sejumlah manfaat kesehatan seperti misalnya, mengurangi resiko kanker, gangguan pernafasan dan penyakit jantung.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar